Fahri Rahmat Novialdi

Just a human

 

Pengembangan sistem dan perubahan dalam perusahaan

 

Otomatisasi (automation). Penerapan pertama dari teknologi informasi antara lain adalah membantu para karyawan melakukan tugas-tugas mereka secara lebih efisien dan efektif.

Rasionalisasi prosedur (rationalization of procedures). Otomatisasi sering kali mengungkapkan adanya penyempitan (bottleneck) baru dalam produksi dan membuat rangkaian prosedur dan struktur yang sudah ada menjadi sangat menyulitkan. Rasionalisasi prosedur adalah pemangkasan prosedur-prosedur operasional standar.

Rekayasa ulang proses bisnis (business process reengineering), yang melaluinya, proses-proses bisnis dianalisis, disederhanakan, dan dirancang ulang. Menggunakan teknologi informasi, perusahaan dapat memikirkannya kembali dan memangkas proses bisnisnya untuk meningkatkan kecepatan, layanan, dan kualitas. Rekayasa ulang bisnis menata ulang aliran-aliran kerja, menggabungkan langkah-langkah untuk mengurangi limbah dan mengeliminasi tugas-tugas yang banyak menggunakan kertas dan sifatnya repetitif.

Pergeseran paradigma (paradigm shift) melibatkan pemikiran ulang sifat dari bisnis, mendefinisikan model bisnis baru, dan sering mengubah sifat perusahaan pada saat ini.

 

 

PERBAIKAN PROSES : MANAJEMEN PROSES BISNIS, MANAJEMEN KUALITAS TOTAL, DAN SIX SIGMA

Manajemen proses bisnis (business process management – BPM) adalah upaya untuk membantu perusahaan mengelola perubahan proses yang dibutuhkan di banyak bidang dalam bisnis tersebut. Tujuan dari BPM adalah membuat perusahaan mampu menciptakan perbaikan secara kontinu dalam banyak proses bisnisnya, dan menggunakan proses-proses sebagai bahan dasar dalam membangun sistem informasi perusahaan.

 

Manajemen kualitas total (total quality management – TQM) digunakan untuk menjadikan kualitas sebagai tanggung jawab semua orang dan fungsi di dalam suatu organisasi. TQM menyebutkan bahwa pencapaian dari pengendalian kualitas adalah suatu ujung dari dirinya sendiri.

Six sigma adalah ukuran kualitas yang spesifik, mempresentasikan 3,4 cacat per sejuta kesempatan. Six sigma bertujuan untuk mengimplementasikan sejumlah metodologi dan teknik untuk meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya.

 

SEKILAS MENGENAI PENGEMBANGAN SISTEM

Aktivitas yang mengarah pada pembuatan solusi sistem informasi perusahaan untuk mengatasi masalah perusahaan atau memanfaatkan kesempatan disebut pengembangan sistem (systems development). Pengembangan sistem adalah suatu jenis pemecahan masalah yang terstruktur dengan aktivitas yang jelas. Berikut terdapat aktivitas-aktivitas dari pengembangan sistem:

Analisis sistem (systems analysis) adalah analisis masalah yang dicoba diselesaikan perusahaan dengan sistem informasi.

Perancangan sistem (system design) memperlihatkan bagaimana sistem tersebut akan memenuhi sasaran ini.

Pemrograman (programming), selama tahap ini, spesifikasi sistem yang disiapkan selama perancangan diterjemahkan ke dalam kode program.

Pengujian (testing) yang mendalam dan saksama harus dilakukan untuk mengetahui apakah sistem memberikan hasil-hasil yang benar.

Konversi (conversion) adalah proses perubahan dari sistem lama ke sistem baru.

Produksi dan pemeliharaan (production and maintenance). Pada tahap produksi, sistem akan ditinjau ulang oleh para pengguna dan spesialis teknis untuk menentukan seberapa baik sistem ini mencapai sasaran awalnya, dan memutuskan apakah sistem tersebut perlu direvisi atau dimodifikasi. Pemeliharaan yaitu perubahan perangkat keras, peranti lunak, dokumentasi, atau prosedur dalam sistem produksi untuk memperbaiki kesalahan, memenuhi kebutuhan baru, atau meningkatkan efisiensi pemrosesan.

Pemodelan Dan Perancangan Sistem : Metodologi Terstruktur Dan Metodologi Berorientasi Objek

 

Metodologi terstruktur (structured methodology) bersifat atas-bawah, mulai dari tingkatan yang tertinggi, yang paling abstrak, ke tingkatan perincian yang terendah – dari umum ke khusus. Metode pengembangan terstruktur sifatnya berorientasi proses, berfokus terutama kepada permodelan proses, atau tindakan mengambil, menyimpan, memanipulasi, dan mendistribusikan data seiring data tersebut mengalirkan melalui suatu sistem.

Pengembangan berorientasi objek (object-oriented development) menggunakan objek sebagai unit dasar dari analisis dan perancangan sistem. Sebuah objek menggabungkan data dan proses yang spesifik yang mengoperasikan data tersebut. Data yang dikelompokkan ke dalam suatu objek dapat diakses dan dmodifikasi hanya oleh operasi, atau metode, yang bersesuaian dengan objek tersebut.

 

PENDEKATAN ALTERNATIF PENGEMBANGAN SISTEM

Siklus Hidup Sistem Tradisional

Siklus hidup sistem (system life cycle) adalah metode pengembangan sistem informasi yang paling tua. Metodologi siklus hidup adalah pendekatan bertahap untuk membangun sistem, membagi pengembangan sistem menjadi tahapan-tahapan yang formal.

Pembuatan Prototipe

Pembuatan prototipe (prototyping) meliputi pengembangan sistem uji coba yang cepat dan murah untuk dievaluasi oleh pengguna akhir. Lewat interaksi dengan prototipe, para pengguna dapat memperoleh gagasan yang lebih baik mengenai kebutuhan informasi mereka. Prototipe yang telah disetujui oleh pengguna dapat digunakan sebagai patokan untuk membuat sistem versi finalnya.

Pengembangan Oleh Pengguna Akhir

Beberapa jenis sistem informasi dapat dikembangkan oleh pengguna akhir dengan sedikit bantuan formal dari spesialis teknis, atau bahkan tidak sama sekali. Fenomena ini disebut pengembangan oleh pengguna akhir (end-user development). Rangkaian peranti lunak yang dikategorikan sebagai bahasa generasi keempat membuat hal ini mungkin dilakukan. Bahasa generasi keempat (fourth-generation language) adalah peranti lunak yang membuat pengguna akhir dapat membuat laporan atau mengembangkan aplikasi peranti lunak dengan sedikit bantuan teknis atau tidak sama sekali. Beberapa perangkat generasi keempat ini juga meningkatkan produktivitas programer profesional.

Alih Kontrak

 

Jika perusahaan tidak ingin menggunakan sumber daya internal untuk membuat atau mengoperasikan sistem informasi, perusahaan dapat melakukan alih kontrak kepada perusahaan eksternal yang memang ahli dalam menyediakan layanan tersebut. Dalam bentuk alih kontrak lainnya, perusahaan dapat mempekerjakan vendor eksternal untuk merancang dan membuat peranti lunak untuk sistemnya, tetapi perusahaan itu akan mengoperasikan sistem pada komputernya sendiri. Vendor alih kontraknya dapat berasal dari dalam atau luar negeri.

 

METODE PENDEKATAN BARU UNTUK MEMBANGUN SISTEM DI ERA DIGITAL PERUSAHAAN

Perusahaan yang beralih ke desain yang cepat aplikasi, aplikasi bersama desain (JAD), pengembangan tangkas, dan komponen perangkat lunak dapat digunakan kembali untuk mempercepat proses pengembangan sistem. Cepat pengembangan aplikasi (RAD) menggunakan perangkat lunak berorientasi obyek, pemrograman visual, prototyping, dan alat-generasi keempat untuk penciptaan sangat cepat sistem. Pengembangan Agile istirahat proyek besar menjadi serangkaian sub-proyek kecil yang diselesaikan dalam jangka waktu yang singkat menggunakan iterasi dan berkesinambungan

umpan balik. Pembangunan berbasis komponen mempercepat pengembangan aplikasi dengan mengelompokkan objek ke suite komponen software yang dapat dikombinasikan untuk membuat aplikasi bisnis skala besar. Layanan web menyediakan seperangkat standar yang memungkinkan organisasi untuk menghubungkan sistem mereka terlepas dari platform teknologi mereka melalui standar arsitektur plug and-play.

Add A Comment

Enter this code

 

Theme Provided By: Wordpress Themes - Cash Loan Personal