Fahri Rahmat Novialdi

Just a human

 

Pengembangan sistem dan perubahan dalam perusahaan

 

Otomatisasi (automation). Penerapan pertama dari teknologi informasi antara lain adalah membantu para karyawan melakukan tugas-tugas mereka secara lebih efisien dan efektif.

Rasionalisasi prosedur (rationalization of procedures). Otomatisasi sering kali mengungkapkan adanya penyempitan (bottleneck) baru dalam produksi dan membuat rangkaian prosedur dan struktur yang sudah ada menjadi sangat menyulitkan. Rasionalisasi prosedur adalah pemangkasan prosedur-prosedur operasional standar.

Rekayasa ulang proses bisnis (business process reengineering), yang melaluinya, proses-proses bisnis dianalisis, disederhanakan, dan dirancang ulang. Menggunakan teknologi informasi, perusahaan dapat memikirkannya kembali dan memangkas proses bisnisnya untuk meningkatkan kecepatan, layanan, dan kualitas. Rekayasa ulang bisnis menata ulang aliran-aliran kerja, menggabungkan langkah-langkah untuk mengurangi limbah dan mengeliminasi tugas-tugas yang banyak menggunakan kertas dan sifatnya repetitif.

Pergeseran paradigma (paradigm shift) melibatkan pemikiran ulang sifat dari bisnis, mendefinisikan model bisnis baru, dan sering mengubah sifat perusahaan pada saat ini.

 

 

PERBAIKAN PROSES : MANAJEMEN PROSES BISNIS, MANAJEMEN KUALITAS TOTAL, DAN SIX SIGMA

Manajemen proses bisnis (business process management – BPM) adalah upaya untuk membantu perusahaan mengelola perubahan proses yang dibutuhkan di banyak bidang dalam bisnis tersebut. Tujuan dari BPM adalah membuat perusahaan mampu menciptakan perbaikan secara kontinu dalam banyak proses bisnisnya, dan menggunakan proses-proses sebagai bahan dasar dalam membangun sistem informasi perusahaan.

 

Manajemen kualitas total (total quality management – TQM) digunakan untuk menjadikan kualitas sebagai tanggung jawab semua orang dan fungsi di dalam suatu organisasi. TQM menyebutkan bahwa pencapaian dari pengendalian kualitas adalah suatu ujung dari dirinya sendiri.

Six sigma adalah ukuran kualitas yang spesifik, mempresentasikan 3,4 cacat per sejuta kesempatan. Six sigma bertujuan untuk mengimplementasikan sejumlah metodologi dan teknik untuk meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya.

 

SEKILAS MENGENAI PENGEMBANGAN SISTEM

Aktivitas yang mengarah pada pembuatan solusi sistem informasi perusahaan untuk mengatasi masalah perusahaan atau memanfaatkan kesempatan disebut pengembangan sistem (systems development). Pengembangan sistem adalah suatu jenis pemecahan masalah yang terstruktur dengan aktivitas yang jelas. Berikut terdapat aktivitas-aktivitas dari pengembangan sistem:

Analisis sistem (systems analysis) adalah analisis masalah yang dicoba diselesaikan perusahaan dengan sistem informasi.

Perancangan sistem (system design) memperlihatkan bagaimana sistem tersebut akan memenuhi sasaran ini.

Pemrograman (programming), selama tahap ini, spesifikasi sistem yang disiapkan selama perancangan diterjemahkan ke dalam kode program.

Pengujian (testing) yang mendalam dan saksama harus dilakukan untuk mengetahui apakah sistem memberikan hasil-hasil yang benar.

Konversi (conversion) adalah proses perubahan dari sistem lama ke sistem baru.

Produksi dan pemeliharaan (production and maintenance). Pada tahap produksi, sistem akan ditinjau ulang oleh para pengguna dan spesialis teknis untuk menentukan seberapa baik sistem ini mencapai sasaran awalnya, dan memutuskan apakah sistem tersebut perlu direvisi atau dimodifikasi. Pemeliharaan yaitu perubahan perangkat keras, peranti lunak, dokumentasi, atau prosedur dalam sistem produksi untuk memperbaiki kesalahan, memenuhi kebutuhan baru, atau meningkatkan efisiensi pemrosesan.

Pemodelan Dan Perancangan Sistem : Metodologi Terstruktur Dan Metodologi Berorientasi Objek

 

Metodologi terstruktur (structured methodology) bersifat atas-bawah, mulai dari tingkatan yang tertinggi, yang paling abstrak, ke tingkatan perincian yang terendah – dari umum ke khusus. Metode pengembangan terstruktur sifatnya berorientasi proses, berfokus terutama kepada permodelan proses, atau tindakan mengambil, menyimpan, memanipulasi, dan mendistribusikan data seiring data tersebut mengalirkan melalui suatu sistem.

Pengembangan berorientasi objek (object-oriented development) menggunakan objek sebagai unit dasar dari analisis dan perancangan sistem. Sebuah objek menggabungkan data dan proses yang spesifik yang mengoperasikan data tersebut. Data yang dikelompokkan ke dalam suatu objek dapat diakses dan dmodifikasi hanya oleh operasi, atau metode, yang bersesuaian dengan objek tersebut.

 

PENDEKATAN ALTERNATIF PENGEMBANGAN SISTEM

Siklus Hidup Sistem Tradisional

Siklus hidup sistem (system life cycle) adalah metode pengembangan sistem informasi yang paling tua. Metodologi siklus hidup adalah pendekatan bertahap untuk membangun sistem, membagi pengembangan sistem menjadi tahapan-tahapan yang formal.

Pembuatan Prototipe

Pembuatan prototipe (prototyping) meliputi pengembangan sistem uji coba yang cepat dan murah untuk dievaluasi oleh pengguna akhir. Lewat interaksi dengan prototipe, para pengguna dapat memperoleh gagasan yang lebih baik mengenai kebutuhan informasi mereka. Prototipe yang telah disetujui oleh pengguna dapat digunakan sebagai patokan untuk membuat sistem versi finalnya.

Pengembangan Oleh Pengguna Akhir

Beberapa jenis sistem informasi dapat dikembangkan oleh pengguna akhir dengan sedikit bantuan formal dari spesialis teknis, atau bahkan tidak sama sekali. Fenomena ini disebut pengembangan oleh pengguna akhir (end-user development). Rangkaian peranti lunak yang dikategorikan sebagai bahasa generasi keempat membuat hal ini mungkin dilakukan. Bahasa generasi keempat (fourth-generation language) adalah peranti lunak yang membuat pengguna akhir dapat membuat laporan atau mengembangkan aplikasi peranti lunak dengan sedikit bantuan teknis atau tidak sama sekali. Beberapa perangkat generasi keempat ini juga meningkatkan produktivitas programer profesional.

Alih Kontrak

 

Jika perusahaan tidak ingin menggunakan sumber daya internal untuk membuat atau mengoperasikan sistem informasi, perusahaan dapat melakukan alih kontrak kepada perusahaan eksternal yang memang ahli dalam menyediakan layanan tersebut. Dalam bentuk alih kontrak lainnya, perusahaan dapat mempekerjakan vendor eksternal untuk merancang dan membuat peranti lunak untuk sistemnya, tetapi perusahaan itu akan mengoperasikan sistem pada komputernya sendiri. Vendor alih kontraknya dapat berasal dari dalam atau luar negeri.

 

METODE PENDEKATAN BARU UNTUK MEMBANGUN SISTEM DI ERA DIGITAL PERUSAHAAN

Perusahaan yang beralih ke desain yang cepat aplikasi, aplikasi bersama desain (JAD), pengembangan tangkas, dan komponen perangkat lunak dapat digunakan kembali untuk mempercepat proses pengembangan sistem. Cepat pengembangan aplikasi (RAD) menggunakan perangkat lunak berorientasi obyek, pemrograman visual, prototyping, dan alat-generasi keempat untuk penciptaan sangat cepat sistem. Pengembangan Agile istirahat proyek besar menjadi serangkaian sub-proyek kecil yang diselesaikan dalam jangka waktu yang singkat menggunakan iterasi dan berkesinambungan

umpan balik. Pembangunan berbasis komponen mempercepat pengembangan aplikasi dengan mengelompokkan objek ke suite komponen software yang dapat dikombinasikan untuk membuat aplikasi bisnis skala besar. Layanan web menyediakan seperangkat standar yang memungkinkan organisasi untuk menghubungkan sistem mereka terlepas dari platform teknologi mereka melalui standar arsitektur plug and-play.

10.1 E-Commerce dan Internet

E-COMMERCE HARI INI

E-commerce dimulai pada tahun 1995 ketika salah satu portal Internet pertama, Netscape.com, menerima iklan pertama dari perusahaan besar dan mempopulerkan gagasan bahwa Web dapat digunakan sebagai media baru untuk iklan dan penjualan. Tidak ada seorang pun yang membayangkan pada saat itu apa yang akan berubah menjadi pertumbuhan eksponensial kurva untuk e-commerce penjualan ritel, yang dua kali lipat dan tiga kali lipat pada awal tahun. E-commerce tumbuh pada tingkat dua digit sampai resesi 2008-2009 ketika pertumbuhan melambat merangkak. Pada tahun 2009, pendapatan e-commerce yang datar.
MENGAPA E-COMMERCE BERBEDA?

Teknologi Internet dan e-commerce jauh lebih kaya dan kuat daripada teknologi sebelumnya  seperti revolusi seperti radio, televisi, dan telepon.
KONSEP KUNCI DALAM E-COMMERCE: PASAR DIGITAL
DAN BARANG DIGITAL DI PASAR GLOBAL

Pasar digital itu sangat fleksibel dan efisien karena beroperasi dengan mengurangi biaya transaksi dan pencarian biaya menu yang lebih rendah (biaya pedagang dari perubahan harga), diskriminasi harga yang lebih besar, dan kemampuan untuk mengubah harga secara dinamis berdasarkan kondisi pasar. Pasar-pasar digital baru mungkin dengan baik mengurangi atau meningkatkan biaya pertukaran, tergantung pada sifat dari produk atau jasa yang dijual, dan mereka mungkin menyebabkan beberapa keterlambatan ekstra dalam gratifikasi. Dengan menjual langsung ke konsumen atau mengurangi jumlah perantara, perusahaan mampu meningkatkan laba saat pengisian harga yang lebih rendah.

Barang-barang Digital

Barang digital adalah barang yang dapat dikirimkan melalui jaringan digital.  Lagu, video, film-film Hollywood, software, koran, majalah, dan buku semua bisa dikirimkan, disimpan, disampaikan, dan dijual sebagai produk murni digital.

10.2 E-Commerce: Bisnis dan Teknologi

TIPE TIPE E-COMMERCE

  1. Business-to-consumer (B2C)
    Perdagangan elektronik melibatkan produk dan jasa ritel untuk pembeli individu.
  2. Business-to-business (B2B)
    Perdagangan elektronik melibatkan penjualan barang dan layanan kalangan bisnis.
  3. Consumer-to-consumer (C2C)
    Electronic commerce melibatkan konsumen menjual langsung ke konsumen. Misalnya, eBay, situs lelang Web raksasa.

MODEL BISNIS E-COMMERCE

Hasil yang mendasar dari perubahan-perubahan dalam ekonomi informasi hampir merupakan revolusi dalam dunia perdagangan, dengan banyaknya model bisnis baru yang bermunculan dan banyaknya model bisnis lama yang tidak bisa lagi dipertahankan.

  1. Portal

Portal menawarkan Web yang kuat untuk pencarian serta paket terpadu dari konten dan layanan, seperti berita, e-mail, instant messaging, peta, kalender, download belanja, musik, video streaming, dan banyak lagi, semua dalam satu tempat.

  1. E-Tailer

Sebuah e-tailer mirip dengan khas toko batu bata-dan-mortir, kecuali bahwa pelanggan hanya perlu terhubung ke Internet untuk memeriksa persediaan mereka dan melakukan pemesanan.

  1. Penyedia Konten

Konten didefinisikan secara luas untuk mencakup semua bentuk kekayaan intelektual. Kekayaan intelektual mengacu pada semua bentuk manusia ekspresi yang dapat dimasukkan ke dalam media yang nyata termasuk Web. Penyedia konten mendistribusikan konten informasi, seperti video digital, musik, foto, teks, dan karya seni, melalui Web.

  1. Broker Transaksi

Situs yang memproses transaksi bagi konsumen biasanya ditangani secara pribadi, oleh telepon, atau melalui surat adalah broker transaksi. Industri terbesar menggunakan Model yang jasa keuangan dan jasa perjalanan.

  1. Pencipta pasar

Pencipta pasar membangun lingkungan digital di mana pembeli dan penjual dapat memenuhi, produk display, mencari produk, dan membangun harga. Nilai proposisi dari pencipta pasar online adalah bahwa mereka menyediakan sebuah platform di mana penjual dapat dengan mudah menampilkan barang dagangan mereka dan di mana pembeli dapat membeli langsung dari penjual. Hal ini mengingatkan pasar terbuka di mana pencipta pasar mengoperasikan fasilitas (alun-alun kota) di mana pedagang dan konsumen bertemu. Pencipta pasar online akan menghasilkan sekitar $ 12 miliar pada pendapatan untuk tahun 2010.

  1. Penyedia layanan

Sementara e-tailers menjual produk secara online, penyedia layanan menawarkan layanan online. Ada sebuah terobosan di layanan online. 2.0 aplikasi web, berbagi foto, dan situs online untuk membackup data dan penyimpanan semua data menggunakan penyedia layanan model bisnis. Google telah memimpin jalan dalam mengembangkan aplikasi layanan software online seperti Google Apps, Gmail, dan layanan penyimpanan data online.

  1. Penyedia masyarakat

Penyedia masyarakat adalah situs yang menciptakan lingkungan digital online di mana orang-orang dengan minat yang sama dapat bertransaksi, berkomunikasi dengan orang yang berpikiran, menerima informasi terkait kepentingan, dan bahkan bermain fantasi dengan mengadopsi secara online kepribadian yang disebut avatar. Situs jejaring sosial telah situs Web yang paling cepat berkembang dalam beberapa tahun terakhir, sering menggandakan penonton mereka Ukuran dalam setahun.

MODEL PENDAPATAN E-COMMERCE

Model pendapatan Sebuah perusahaan menjelaskan bagaimana perusahaan akan memperoleh pendapatan, menghasilkan keuntungan, dan menghasilkan pengembalian superior atas investasi. Model pendapatan e-commerce utama :
⦁ iklan
⦁ penjualan
⦁ langganan
⦁ bebas/freemium
⦁ biaya transaksi
⦁ afiliasi
PEMASARAN E-COMMERCE

Internet menyediakan pemasar dengan cara-cara baru untuk mengidentifikasi dan berkomunikasi dengan jutaan pelanggan potensial dengan biaya jauh lebih rendah dari media tradisional. Crowdsourcing memanfaatkan “kebijaksanaan orang banyak” membantu perusahaan belajar dari pelanggan dalam rangka meningkatkan penawaran produk dan meningkatkan nilai pelanggan.

Internet dan e-commerce telah membantu beberapa penjual mendapatkan apa yang diidam-idamkan dalam dunia pemasaran: membuat produk untuk jutaan pelanggan yang sifatnya pribadi, suatu tugas yang tidak mungkin dilakukan pada pasar tradisional.


B2B E-COMMERCE: EFISIENSI DAN HUBUNGAN BARU

B2B e-commerce menghasilkan efisiensi dengan memungkinkan perusahaan untuk mencari pemasok, meminta tawaran, tempat pesanan, dan melacak pengiriman transit elektronik.

Sekitar 80 persen dari e-commerce B2B masih didasarkan pada sistem berbayar untuk pertukaran data elektronik (elektronik data interchange—EDI), yang memungkinkan pertukaran informasi komputer antara dua organisasi dari transaksi standar, seperti penagihan, surat jalan, jadwal pengiriman, atau pesanan pembelian.

10.3 Platform Digital dan E-Commerce Mobile

M-commerce terutama cocok untuk aplikasi berbasis lokasi, seperti mencari hotel lokal dan restoran, pemantauan lalu lintas lokal dan cuaca, dan menyediakan personalisasi pemasaran berbasis lokasi. M-commerce membutuhkan portal nirkabel dan sistem pembayaran digital khusus yang dapat menangani micropayments.

Aplikasi m-commerce telah digunakan untuk layanan yang lebih mengutamakan ketepatan waktu, sebagai tuntutan orang-orang yang selalu berpindah, atau untuk menyelesaikan tugas dengan lebih efisien daripada menggunakan metode lain.

10.4 Membangun Situs Web E-commerce

Membutuhkan pemahaman yang jelas tentang tujuan bisnis menjadi dicapai oleh situs dan pemilihan teknologi yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut. Situs E-commerce dapat dibangun di-rumah atau sebagian atau sepenuhnya diserahkan kepada penyedia layanan eksternal.

Jenis Sistem Pembayaran Elektronik antara lain :

⦁ Sistem pembayaran kartu kredit digital
⦁ Dompet digital
⦁ Sistem pembayaran mikro
⦁ Sistem pembayaran cek digital
⦁ Sistem pembayaran dan penyampaian tagihan elektronik

 

Sumber : Loudon P.Jane and Loudon C.Kenneth .(2012).Chapter 5: IT Infrastructure and Emerging Technologies. Loudon P.Jane and Loudon C.Kenneth .Management Information System.Twelfth Edition. Prentice Hall

  1. Apa itu Infrastruktur TI dan Apa Komponennya?

Infrastruktur TI adalah sumber daya teknologi bersama yang menyediakan platform untuk perusahaan aplikasi sistem informasi spesifik. Infrastruktur TI termasuk perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan yang dibagi di seluruh perusahaan. Komponen infrastruktur TI utama termasuk komputer platform perangkat keras, platform sistem operasi, platform perangkat lunak perusahaan, jaringan dan platform telekomunikasi, perangkat lunak manajemen database, platform internet, dan konsultasi layanan dan sistem integrator.

  1. Mendefinisikan Infrastuktur TI

Infrastruktur TI terdiri atas sekumpulan perangkat dan aplikasi peranti lunak yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu perusahaan besar secara keseluruhan. Namun infrastruktur TI juga merupakan sekumpulan layanan firmwide (mencakup seluruh perusahaan) yang dianggarkan oleh pihak manajemen dan terdiri atas kapabilitas manusia dan kapabilitas teknis.

  1. Evolusi Infrastuktur TI: 1950-2007

Infrastuktur TI di dalam organisasi saat ini merupakan hasil dari evolusi selama lebih dari 50 tahun di dalam platform komputasi. Terdapat lima tahap dalam evolusi ini, yaitu mesin akuntansi elektronik, mainframe umum dan komputasi minikomputer, PC, jaringan klien/server, dan komputasi perusahaan dan internet.

  1. Penggerak Teknologi Dari Evolusi Infrastruktur

Perubahan infrastruktur TI yang baru dijelaskan telah menghasilkan perkembangan dalam pemrosesan komputer, chip memori, perangkat penyimpanan, telekomunikasi, dan jaringan peranti keras dan peranti lunak, dan rancangan peranti lunak yang telah meningkatkan daya komputasi secara eksponensial sementara mengurangi biaya juga secara eksponensial.

  1. Hukum Moore dan Daya Pemrosesan Mikro

Sejak chip mikroprosesor pertama dikenalkan pada tahun 1959, jumlah komponen pada sebuah chip dengan biaya produksi per komponen yang terkecil (pada umunya transistor) akan menjadi dua kali lipat setiap tahunnya. Pernyataan ini menjadi dasar dari Hukum Moore. Hukum ini kemudian diimplementasikan dalam beberapa cara. Setidaknya ada tiga variasi dari hukum Moore, tidak ada satu pun yang pernah dikemukakan sendiri oleh Moore: (1) kekuatan mikroprosesor menjadi dua kali lipat setiap 18 bulan (Gates, 1997); (2) kekuatan komputasi menjadi dua kali lipat setiap 18 bulan; dan (3) harga komputasi berkurang setiap 18 bulan.

Penghambat lainnya di masa mendatang dalam hal peningkatan kecepatan mikroprosesor adalah minat konsumen pada konsumsi daya yang rendah untuk baterai yang tahan lama dan ringan untuk meningkatkan portabilitas komputer laptor dan komputer genggam.

  1. Hukum Penyimpanan Digital Besar

Penggerak teknologi kedua yang mengubah infrastruktur TI adalah Hukum Penyimpanan yang Digital Besar (Law of mass Digital Store). Dunia memproduksi sebanyak 5 exabyte informasi unik per tahun. Jumlah informasi digital kurang lebih menjadi dua kali lipat setiap tahunnya (Lyman dan varian, 2003). Hampir semua pertumbuhan informasi ini melibatkan penyimpanan magnetik dari data digital, dan dokumen yang tercetak hanya merupakan 0,003 persen dari total pertumbuhan per tahunnya.

  1. Hukum Metcalfe dan Ekonomi Jaringan

Hukum ini mengatakan bahwa nilai atau kekuatan dari jaringan bertumbuh secara eksponensial sebagai fungsi dari jumlah anggota jaringan tersebut. Metcalfe dan yang lainnya menunjukkan peningkatan pengembalian terhadap skala yang didapatkan oleh para anggota jaringan seiring dengan semakin banyaknya orang yang tergabung ke dalam jaringan tersebut. Karena jumlah anggota dalam sebuah jaringan bertumbuh secara lienar, nilai dari keseluruhan sistem bertumbuh secara eksponensial dan terus bertumbuh selamanya seiring bertambahnya anggota.

  1. Isu Manajemen

Menciptakan dan mengatur infrastruktur TI yang koheren memunculkan berbagai tantangan: menghadapi skalabilitas dan perubahan teknologi, manajemen dan tata kelola, dan membuat investasi infrastruktur secara bijak.

  1. Model-Kekuatan Kompetitif untuk Investasi Infrastruktur TI

Ada beberapa pertanyaan yang dapat mengilustrasikan kekuatan kompetitif, diantaranya permintaan pasar untuk layanan perusahaan Anda, strategi bisnis perusahaan Anda, Strategi, infrastruktur, dan biaya teknologi informasi (TI) perusahaan Anda, penilaian teknologi informasi, layanan yang diberikan para pesaing, investasi infrastruktur TI pesaing.

  1. Total Biaya Kepemilikan Aset Teknologi

Dalam membuat standarisasi, pengeluaran perusahaan Anda dengan pengeluaran untuk infrastruktur TI pesaing Anda, Anda perlu memerhatikan berbagai jenis biaya. Biaya yang sesungguhnya untuk memiliki sumber daya teknologi meliputi biaya untuk mendapatkan dan memasang peranti keras dan peranti lunak, selain juga administrasi untuk melakukan upgrade. Model biaya total kepemilikan dapat digunakan untuk menganalisis biaya langsung dan tak langsung tersebut untuk membantu perusahaan menentukan biaya yang sesungguhnya dan implementasi teknologi tertentu. Pada saat semua biaya komponen ini diperhatikan, TCO untuk sebuah PC dapat menjadi tiga kali lipat dari harga pembelian perlengkapan tersebut pertama kalinya. Beberapa biaya administrasi dapat dikurangi melalui pengelolaan yang lebih baik. Banyak perusahaan besar terbebani oleh peranti keras dan peranti lunak yang berlebihan itu karena setiap departemen dan divisinya telah diperbolehkan untuk membeli teknologi.

Perusahaan-perusahaan seperti ini dapat mengurangi TCO melalui sentralisasi dan standarisasi sumber peranti keras dan peranti lunak. Perusahaan dapat mengurangi jumlah staf sistem informasi yang dibutuhkan untuk mendukung infrastruktur jika perusahaan ingin meminimalkan jumlah model komputer yang berbeda dan bagian-bagian peranti lunak yang boleh dipakai karyawan. Pada infrastruktur terpusat, sistem dapat diatur dari lokasi pusat dan penyelesaian masalah dapat ditampilkan dari lokasi tersebut. (David, Schuff, dan St. Louis, 2002).

Pertumbuhan penggunaan informasi saat ini sangat beragam.Awalnya informasi digunakan untuk hal-hal yang memang dianggap penting.Namun realitanya membuktikan bahwa teknologi bisa menjadi pedang bermata dua.Ia bisa menjadi sumber yang memberi banyak manfaat, tetapi juga dapat menciptakan peluang dalam menyerang kearah yang merugikan, dan menggunakan informasi yang diperoleh secara tidak bertanggung jawab tersebut dengan berbagai cara.

4.1 Memahami Masalah Etika dan Sosial yang Berkaitan dengan Sistem

        Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini begitu banyak kasus yang memperlihatkan kegagalan seorang manajer menengah dan senior dalam memberikan penilaian etika.Penyimpangan dalam penilaian etika dan bisnis ini terjadi di berbagai industri secara meluas.

Meskipun kegagalan instansi-instansi dalam memberikan penilaian hukum dan etika bukan disebabkan oleh departemen sistem informasi, sistem informasi adalah alat bagi banyak pelanggaran ini.

Etika (ethics) mengacu pada prinsip-prinsip benar-salah mengenai apa yang dilakukan seorang indiviu sebagai makhluk moral yang bebas, yang digunakan untuk membimbing perilakunya. Isu etika menjadi begitu penting semenjak kemunculan internet dan perdagangan elektronik (e-commerce).Internet dan teknologi perusahaan digital semakin mempermudah dalam mengumpulkan, memadukan, dan mendistribusikan informasi ketimbang sebelumnya, memperlancar urusan mengenai penggunaan informasi konsumen secara tepat, perlindungan privasi pribadi, dan perlindungan kekayaan intelektual.Masalah etika lainnya yng ditekankan terkait dengan sistem informasi adalah membangun konsekuensi yang dapat diukur dalam sistem informasi, menentukan standar untuk menjaga kualitas sistem yang melindungi keamanan individu dan masyarakat, serta mempertahankan nilai dan institusi yang dianggap penting bagi kualitas hidup didalam masyarakat yang informatis.

Model pemikiran tentang isu etika, sosial, dan politis

        Isu etika, sosial, dan politis saling berkaitan erat.Teknologi informasi memiliki hubungan seperti lingkaran yang terus berkaitan, menimbulkan isu etika, sosial, dan politis baru yang harus ditangani di tingkat individu, sosial, dan politis. Isu ini memiliki lima dimensi, yaitu:

  • Hak dan kewajiban informasi
  • Hak dan kewajiban terkait kepemilikan
  • Akuntabilitas dan pengendalian
  • Kualitas sistem
  • Kualitas hidup

Tren utama dari teknologi yang mengedepankan isu etika

Isu etika telah mendahului teknologi informasi sejak lama.Namun, teknologi informasi telah meningkatkan perhatian tentang isu etika, mengganggu tatanan sosial yang telah ada, dan membuat beberapa aturan menjadi kuno atau beberapa menjadi lumpuh. Ada 5 tren utama dari teknologi yang bertanggung jawab  terhadap tekanan-tekanan di bidang etika.

Tren teknologi yang meningkatkan/memiliki dampak isu etika:

TREN DAMPAK
Kecepatan komputer bertambah dua kali lipat setiap 18 bulan Semakin banyak perusahaan yang bergantung pada sistem komputer dalam menjalankan kegiatan-kegiatan lainnya
Biaya penyimpanan data menurun dengan cepat Perusahaan dapat dengan mudah memelihara secara terperinci masing-masing database-nya
Kemajuan analisis data Perusahaan dapat menganalisis data dalam jumlah besar tentang seseorang guna dikembangkan menjadi profil perilaku mereka secara terperinci
Kemajuan teknologi jaringan Menyalin data dari satu lokasi ke lokasi yang lain dan mengakses data pribadi dari lokasi yang jauh dengan lebih mudah
Dampak pertumbuhan perangkat telepon genggam Ponsel seseorang mungkin sedang disadap tanpa sepengetahuan pemiliknya

Teknologi analisis data baru yang disebut nonobvious relationship awareness (NORA) telah meningkatkan kemampuan organisasi swasta dan pemerintahan dalam melakukan profiling. NORA dapat memperoleh informasi mengenai seseorang dari berbagai sumber yang berbeda, seperti lamaran pekerjaan, rekaman telepon, daftar pelanggan, serta daftar orang “dicari” (penjahat) dan mengorelasikan hubungan-hubungan dalam informasi tersebut untuk menemukan hubungan-hubungan tersembunyi dalam mengidentifikasi kriminal maupun teroris.

Akhirnya, kemajuan dibidang jaringan, termauk diantaranya internet, menjanjikan penurunan biaya perpindahan secara signifikan dan mengakses data dalam jumlah besar serta penggalian data berskala besar dari jarak jauh dengan menggunaan mesin desktop, memungkinkan terjadinya pelanggaran privasi berskala dengan tingkat kecermatan yang tidak terbayangkan.

 

 

4.2 Etika dalam Sebuah Masyarakat Informasi

Konsep dasar: Responsibilitas, Akuntabilitas, dan Liabilitas

        Pilihan etika adalah keputusan-keputusan yang dibuat oleh individu yang bertanggug jawab terhadap konsekuensi tindakannya.Responsibility (pertanggungjawaban) adalah elemen utama dari tindakan etika. Yang mengandung arti bahwa Anda menerima kemungkinan biaya yang akan timbul, tugas dan kewajiban atas keputusan yang telah dibuat. Akuntabiltas (accountability) adalah fitur dari sistem dan institusi sosial: hal tersebut berarti ada mekanisme yang sesuai untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab mengambil tindakan dan siapa yang bertanggung jawab terhadap keputusan tersebut. Sistem dan institusi yang tidak mampu menemukan orang yang pantas melakukan tindakan tertentu, pada dasarnya tidak mampu memberikan analisis etika ataupun tindakan etika.Liabilitas (liability) merupakan konsep dari responsibility yang mengarah lebih jauh ke bidang hukum. Liabilitas merupakan fitur dari sistem politik di mana suatu badan hukum di suatu tempat mengizinkan seseorang untuk menerima perbaikan kerusakan yang terjadi pada dirinya yang disebabkan oleh orang lain, sistem, maupun organisasi. Proses hukum (due process) adaah fitur yang berhubungan dengan masyarakat yang berbadan hukum dan merupakan sebuah proses di mana hukum dipahami dan dimengerti, serta ada kemampuan untuk mengajukan perkara ke pihak berwenang yang lebih tinggi untuk menjamin hukum dengan benar.

Konsep-konsep dasar ini membentuk analisis etika yang mendasar dari sistem informasi oleh orang-orang yang mengelolanya. Menggunakan teknologi informasi dengan tanggung jawab sosial memiliki arti bahwa Anda dapat dan akan bertanggung jawab terhadap konsekuensi perbuatan Anda .

Analisis Etika

Ketika kamu berhadapan dengan situasi yang memperlihatkan isu-isu etika bagaimana seharusnya Anda menganalisis hal tersebut? Lima langkah proses berikut akan membantu:

  1. Identifikasi dan gambaran fakta secara jelas
  2. Definisikan konflik atau dilema dan identifikasikan nilai-nilai yang lebih tinggi yang terikat
  3. Identifikasi pihak-pihak yang berkepentingan
  4. Identifikasi pilihan-pilihan beralasan kuat yang bisa Anda ambil
  5. Identifikasi konsekuensi-konsekuensi yang mungkin terjadi dari pilihan yang Anda ambil

 

Prinsip-Prinsip Utama Etika

Beberapa prinsip etika yang berakar dalam banyak kebudayaan yang telah bertahan sepanjang sejarah:

  1. Perlakukan orang lain seperti yang kamu inginkan orang lain perlakukan kepadamu (Golden Rule)
  2. Jika suatu tindakan tidak pantas bagi setiap orang, itu tidak pantas bagi seseorang (Immanuel Kant’s Categorical Imperative)
  3. Jika suatu tindakn tidak dapat dilakukan berulang-ulang, maka tida dapat diterapkan secara menyeluruh (Descartes’ rule of change)
  4. Ambil tindakan yang memberi nilai yang lebih tinggi atau lebih besar (Utilitarian Principle)
  5. Ambil tindakan yang memberikan kerugian paling sedikit atau biaya paling murah (Risk Aversion Principle)
  6. Asumsikan bahwa seluruh benda baik yang berwujud maupun tidak berwujud adalah milikseseorang sampai ada deklarasi spesifik yang menyatakan sebaliknya (disebut dengan aturan etika-No Free Lunch Rule)

 

Kode Etik Profesional

        Ketika sekelompok orang mengklaim sebagai professional, mereka memikul hak dan kewajiban yang khusus karena pengakuan khusus mereka terhadap pengetahuan, kebijaksanaan, dan kehormatan.Contohnya adalah Asosiasi Medis Amerika (American Medical Association-AMA).

Beberapa Dilema Etika Dalam Dunia Nyata

       Sistem informasi telah menciptakan dilema etika yang baru, yang salah satunya berupa rangkaian kepentingan yang saling berseteru satu sama lain. Dalam berbagai contoh, Anda dapat menemukan nilai-nilai yang saling berseteru di tempat kerja Anda, dengan kelompok-kelompok yang berkumpul untuk melakukan debat. Sebagai contoh peerusahaan mungkin berpendapat bahwa ia memiliki hak menggunakan teknologi informasi untuk meningkatkan produktivitasnya dan melakukan perampingan tenaga kerja untuk menekan biaya dan mempertahankan bisnis.

 

 

4.3 Dimensi Moral dalam Sistem Informasi

Pada bagian ini, kita akan melihat lebih dekat lima dimensi moral dari sistem informasi yang dijelaskan sebelumnya

  1. Hak Informasi: Privasi dan Kebebasan Di Era Internet

     Privasi (privacy) adalah hak seseorang untuk tinggal seorang diri, bebas dari pengawasan maupun campur tagan pihak lain ataupun organisasi, termasuk Negara.

Undang-undang federal yang mengatur privasi di AS:

Undang-Undang Privasi Federal Umum Undang-Undang Privasi yang memengaruhi institusi swasta
Amandemen UU Kebebasan Informasi tahun 1965 (Freedom of Information Act of 1965 as amendend) UU Pelaporan Kredit yang Adil (Fair Credit and Reporting Act) tahun 1970
Amandemen UU Privasi tahun 1974 (Privacy Act of 1974 as amended) UU Hak dan Privasi Pendidikan (Family Educational Rights and Privacy Act) tahun 1974
UU Privasi Komunikasi secara Elektronik (Electronic Communication Privacy Act) tahun 1980 UU Privasi Keuangan (Right to Financial Privacy Act) tahun 1978
UU Perlidungan Privasi dan Penyesuaian Komputer (Computer Matching and Privacy Protection Act) tahun 1988 UU Perlindungan Privasi (Privacy Protection Act) tahuun 1980
UU Keamanan Komputer (Computer Security Act) tahun 1987 UU Kebijakan Komunikasi Lewat Kabel (Cable Communication Privacy Act) tahun 1986
UU Integritas Manajer Keuangan Federal (Federal Manager’s Financial Integrity Act) tahun 1982 UU Privasi Komunikasi secara Elektronik (Electronic Communication Privacy Act) tahun 1986
UU Perlindungan Privasi Pengemudi (Driver’s Privacy Protection Act) tahun 1996 UU Perlindungan Privasi Video ( Video Privacy Protection Act) tahun 1988
UU E-Government  (E-Government Act) tahun 2002 UU Akuntabilitas dan Portabilitas Asuransi Kesehatan (The Health Insurance Portability and Accountability Act-HIPAA) tahun 1996

UU Perlindungan Privasi Online Anak-Anak (Children’s Online Privacy /Protection Act-COPPA) tahun 1998

UU Moderenisasi Keuangan atau UU Gramm-Leach-Billey (Financial Modernization Act/Gramm-Leach-Billey Act) tahun 1999

Teknologi internet telah menghadirkan tantangan baru bagi perlindungan privasi seseorang informasi yang dikirim pada jaringan luas ini, akan melewati berbagai macam sistem berbeda yang dapat memantau, menangkap, dan menyimpan setiap pertukaran informasi yang melewatinya. Diantaranya:

Cookies adalah teks kecil yang tersimpan pada hard disk ketika pengguna mengunjungi suatu situs web. Web Beacon sering juga disebut web bugs (atau secara sederhana file pelacak) adalah perangkat lunak kecil yang berguna untuk menyimpan rekaman “klik” yang dilakukan oleh pengguna selama online dan melaporkan hal ini ke pemilik perangkat lunak tersebt secara tak terlihat dan melekat pada pesan melalui surel dan laman web yang dirncang untuk memantu perilaku pengguna yang mengunjungi situs web tersebut atau mengirimkan surel. Spyware lainnya yang dapat secara diam-diam menginstall dirinya sendirike komputer pengguna dengan menumpang pada aplikasi yang lebih besar.

  1. Hak Kekayaan: Kekayaan Intelektual

Kekayaan Intelektual dianggap sebagai harta tak berwujud  yang diciptakan oleh seseorang ataupun organisasi. Teknologi informasi telah mempersulit perlindungan terhadap kekayaan intelektual dikarenakan informasi yang terkomputerisasi dapat dengan mudah disalin atau disebarluaskan lewat jaringan. Kekayaan intelektual adalah subjek/pokok persoalan bagi berbagai macam jenis perlindungan di bawah naungan tiga tradisi resmi berikut:

  1. Rahasia Dagang; setiap produk hasil karya intelektual-sebuah formula, perangkat, pola, atau kompilasi dan yang digunakan untuk tujuan bisnis dapat digolongkan sebagai rahasia dagang (trade secret).
  2. Hak Cipta; atau copyright adalah hak yng dijamin oleh undang-undang untuk melindungi pencipta karya intelektual dari tindakan duplikasi yang dilakukan oleh pihak lain dengan tujun apapun sepanjang hidup pencipta karya tersebut ditambah 70 tahun sesudah kematiannya.
  3. Paten; atau patent mengizinkan pemiliknya melakukan monopoli eksklusif terhadap ide penemuan yang diperolehnya selama 20 tahun.

Tantangan bagi Hak Kekayaan Intelektual itu sendiri yaitu teknologi informasi terkini terutama perangkat lunak menimbulkan tantangan-tantangan yang luar biasa terhadap hak kekayaan intelektual, sekaligus menciptakan masalah-masalah etika, sosial, dan politik yang signifikan. Media digital dibedakan ke dalam bentuk buku, majalah, dan media lainnya untuk mempermudah replikasi (memperbanyak cetakan); perpindahan dan perubahan; sedangkan kesulitan dalam mengelompokkan karya perangkat lunak sebagai program, buku ataupun musik; keringkasan-membuat pencurian mudah dilakukan; dan sulitnya menciptakan keunikan dalam karya tersebut.

 

  1. Akuntabilitas, Liabilitas, dan Pengendalian

       Bersamaan dengan undang-undang kekayaan dan privasi, teknologi informasi baru memberikan tantangan bagi liabilitas hukum dan praktik sosial yang sudah ada dalam melindungi instansi dan masyarakat.

 

  1. Kualitas Sistem: Kualitas Data dan Kesalahan Sistem

       Perdebatan mengenai liabilitas dan akuntabilitas mengenai konsekuensi yang tidak dianggap akibat penggunaan sistem melibatkan dimensi moral yang mandiri, namun saling terkait. Tiga sumber pokok dari kinerja sistem yang bobrok adalah: celah/kelemahan dan kesalahan pada sistem, kegagalan perangkat keras ataupun fasilitas lainnya, kulitas input data yang buruk.

  1. Kualitas Hidup: Keadilan, Akses, dan Batasan

       Beban sosial negative dalam memperkenalkan teknologi dan sistem informasi terus meningkat seiring pertumbuhan kekuatan teknologi.Banyak dari konsekuensi negatif di bidang sosial ini datang bukan dari pelanggaran terhadap hak individu ataupun pelanggaran kekayaan saja.Namun konsekuensi negative ini dapat sangat merugikan individu, masyarakat, dan institusi politik sekalipun. Berikut adalah beberapa konsekuensi negatif dibidang sosial yang ditimbulkan oleh sistem dengan mempertimbangkan respons dari individu, sosial, maupun institusi politik:

  1. Menyeimbangkan Kekuatan: Pusat vs Tepian
  2. Kecepatan Perubahan: Berkurangnya Waktu Respons terhadap Persaingan
  3. Mengelola Batasan: Keluarga, Pekerjaan, dan Waktu Luang
  4. Ketergantungan dan Kerentanan
  5. Kejahatan dan Penyalahgunaan Komputer
  6. Ketenagakerjaan: Dampak Buruk Teknologi dan Penataan Ulang Pekerjaan yang Hilang
  7. Kesetaraan dan Hak Akses: Meningkatnya Kesenjangan Sosial dan Pembedaan Ras
  8. Risiko Kesehatan: RSI, CVS, dan Technostress

Sistem informasi dan organisasi saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. Pengenalan sistem informasi baru akan mempengaruhi struktur organisasi, tujuan, pekerjaan, desain, nilai-nilai, persaingan antara kelompok-kelompok kepentingan, pengambilan keputusan, dan perilaku sehari-hari. Pada saat yang sama, sistem informasi harus dirancang untuk melayani kebutuhan kelompok organisasi dan dibentuk berdasarkan struktur organisasi, proses bisnis, tujuan, budaya, politik, dan manajemen. Teknologi informasi dapat mengurangi biaya transaksi dan agensi, dan perubahan tersebut telah ditekankan dalam organisasi yang menggunakan Internet.

Menerapkan sistem strategis sering memerlukan perubahan organisasi yang luas dan transisi dari satu tingkat sociotechnical yang lain. Perubahan seperti ini disebut transisi strategis dan sering kali sulit untuk di capai. Selain itu, tidak semua sistem strategis menguntungkan, membangun suatu sistem memerlukan baya yg mahal. Banyak sistem informasi strategis yang mudah ditiru oleh perusahaan lain sehingga keuntungan strategis tidak selalu berkelanjutan.

 

3.1 Organisasi dan Sistem Informasi

 

Sistem informasi dan organisasi saling mempengaruhi satu sama lain. Sistem informasi dibangun oleh manajer untuk melayani kepentingan perusahaan. Pada saat bersamaan, organisasi harus waspada sekaligus terbuka terhadap pengaruh sistem informasi untuk mendapatkan manfaat dari teknologi baru.

Organisasi mempunyai ciri-ciri seperti mempunyai struktur organisasi yang jelas, memiliki rutinitas dan proses bisnis. Organisasi biasanya juga mempunyai lingkungan, budaya dan politiknya sendiri. Ciri lain organisasi termasuk proses bisnisnya, tujuan, pilihan, dan gaya kepemimpinan. Seluruh ciri ini mempengaruhi jenis sistem informasi yang digunakan organisasi.

3.2 Bagaimana Sistem Informasi Mempengaruhi Organisasi dan Perusahaan

Ada dua dampak yang dipengaruhi oleh penerapan sistem informasi manajemen pada organisasi dan perusahaan, yaitu dampak ekonomi dan dampak terhadap organisasi.

Dampak Ekonomi

Dilihat dari sudut pandang ekonomi, penerapan sistem informasi ini memberikan dampak yang cukup terlihat pada modal dan biaya informasi yang bersifat relatif pada kondisi tertentu dan sistem informasi juga dipandang sebagai faktor produksi yang menggantikan modal dan tenaga kerja tradisional.

Dampak Terhadap Organisasi

  1. Meratakan Organisasi

Riset tentanf perilaku menghasilkan teori bahwa teknologi informasi memfasilitasi pemerataan hierarki dalam suatu perusahaan dengan memperluas distribusi informasi guna memberdayakan karyawan di level bawah dan meningkatkan efisiensi manajemen.

  1. Internet dan Organisasi

Internet terutama World Wide Web (WWW) memiliki dampak peting terhadap hubungan antar banyak perusahaan dan entitas di luar perusahaan, bahkan proses bisnis di dalam sebuah organisasi.

Organisasi bisnis secara cepat menata ulang proses-proses bisnis utamanya berdasarkan teknologi internet dan menjadikan teknologi ini komponen penting dari infrastruktur teknologi informasinya.

  1. Memahami Penolakan Organisasi terhadap Perubahan

Banyak sistem informasi dapat memerlukan perubahan secara personal, rutinitas seseorang dapat begitu terganggu bagi mereka yang terlibat serta memerlukan pelatihan ulang dan usaha tambahan yang belum tentu diberi kompensasi. Karena sistem informasi berpotensi mengubah struktur organisasi, budaya, proses bisnis dan strategi, sering kali ada begitu banyak penolakan terhadap teknologi saat diperkenalkan.

Sistem informasi dan organisasi dimana keduanya digunakan untuk saling berinteraksi dan mempengaruhi. Sistem informasi juga terhubung dengan struktur, budaya, proses bisnis organisasi. Sistem baru mengacaukan pola kerja dan hubungan kekuatan yang telah mapan, sehingga sering ada kejanggalan yang cukup besar dari organisasi ketika sistem tersebut diperkenalkan. Hubungan yang rumit antara sistem informasi, kinerja organisasi dan pembuatan keputusan harus dikelola dengan cermat.

Menggunakan Sistem Informasi Untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif

Terdapat empat strategi umum, yang masing-masing sering dimungkinkan dengan penggunaan teknologi dan sistem informasi, yaitu: kepemimpinan harga rendah, diferensiasi produk, berfokus kepada peluang pasar, dan menguatkan keakraban pelanggan dan pemasok.

Karena internet, daya kompetitif tradisional masih bekerja, tetapi pesaingan kompetitif menjadi semakin ketat (Porter, 201). Tetapi, berlawanan dengan penilaian negatif Porter, Internet juga menciptakan kesempatan baru untuk membangun merek dan membangun dasar pelanggan yang sangat besar dan setia yang bersedia membayar premium terhadap merk tersebut, contohnya Yahoo!, eBay, BlueNile, Red Envelope, Overstock.com, Amazon.com, Google, dan masih banyak lagi.

Dan juga, bersamaan dengan seluruh inisiatif bisnis yang dimungkinkan oleh TI, beberapa perusahaan jauh lebih baik dalam menggunakan Internet dibandingkan perusahaan lainnya, yang menciptakan kesempatan strategis baru untuk perusahaan yang berhasil.

Di dalam sistem informasi manajemen juga ada beberapa strategi yang diperhatikan agar mecapai keunggulan kompetitif, sebagai berikut:

  1. Biaya Kepemimpinan/Manajemen yang Rendah

Gunakan sistem informasi untuk mencapai harga dan biaya operasional yang serendah-rendahnya. Contoh klasiknya Walmart.

    2.  Diferensiasi Produk

Gunakan sistem informasi untuk menciptakan produk atau layanan baru, atau mengubah secara signifikan keyakinan konsumen dalam menggunakan barang atau jasa yang dimiliki sekarang.

    3.Fokus pada Ceruk Pasar

Gunakan sistem informasi untuk memfokuskan perusahaan pada pangsa pasar yang spesifik, layani pangsa pasar yang sempit ini lebih baik daripada pesaing-pesaing. Sistem informasi mendukung strategi ini dnegan menghasilkan dan menganalisis data guna disesuaikan dengan teknik penjualan dan pemasaran.

  1. Memperkuat Keakrabatan dengan Pelanggan dan Pemasok

Gunakan sistem informasi untuk memperkuat hubungan dengan pemasok serta kembangkan keakraban dengan pelanggan.

3.4 Model Rantai Nilai Bisnis

Model rantai nilai menyoroti kegiatan tertentu dalam bisnis, dimana strategi kompetitif dan sistem informasi memiliki pengaruh yang kuat. Model ini memandang perusahaan sebagai serangkaian aktivitas utama dan pendukung yang menambahkan nilai pada barang dan jasa perusahaan.

Aktivitas utama terkait secara langsung dengan produksi dan distribusi, sementara aktivitas pendukung, memungkinkan pengiriman aktivitas utama. Rantai nilai perusahaan terhubung ke rantai nilai pemasok, distributor, dan pelanggannya. Rantai nilai terdiri atas sistem informasi yang meningkatkan kompetisi pada tingkat industri dengan mempromosikan penggunaan standar dan konsorsium industri, dan dengan membuat bisnis dapat bekerja lebih efisien dengan mitra nilainya.

3.5 Menggunakan Sistem Untuk Keunggulan Kompetitif: Permasalahan Manajemen

Sistem informasi strategis sering mengubah organisasi sebagaimana produk, pelayanan, dan prosedur operasinya, mendorong organisasi menuju pola perilaku baru. Berhasil menggunakan sistem informasi untuk mencapai keunggulan kompetitif merupakan hal yang menantang dan membutuhkan koordinasi yang tepat atas teknologi, organisasi, dan manajemen.

Namun, tidak semua sistem informasi strategis itu menguntungkan, dan bisa jadi sangat mahal untuk dibangun. Banyak sistem informasi strategis yang dengan mudah dapat ditiru perusahaan lain sehingga keunggulan strategis tidak selalu dapat dipertahankan.Dalam hal ini, analisis sistem strategis diperlukan dan sangat membantu perusahaan.

 

Chapter 2  Bisnis Elektronik (E-Business) dan Kerja Sama Global

 

2.1        Proses Bisnis Dan Sistem Informasi

Untuk dapat beroperasi, organisasi bisnis harus berurusan dengan banyak hal yang berbeda terkait informasi mengenai pemasok, pelanggan, pegawai, faktur, pembayaran, serta tentu saja produk dan layanan mereka. Mereka harus mengatur aktivitas kerja yang menggunakan informasi ini agar dapat beroperasi secara efisien, membuat keputusan yang lebih baik, dan meningkatkan pelaksanaan proses bisnis mereka.

 

PROSES BISNIS

Proses bisnis sebuah perusahaan dapat menjadi sumber kekuatan kompetitif, jika mereka memungkinkan perusahaan untuk berinovasi atau beroperasi lebih baik daripada para pesaingnya.

Proses bisnis lainnya banyak yang bertentangan dengan area fungsional yang lainnya dan memerlukan koordinasi lintas departemen. Sebagai contoh, mempertimbangkan proses bisnis yang tampaknya sederhana seperti memenuhi pesanan pelanggan.

 

Penyelesaian pesanan awalnya tampak sebagai proses yang sederhana, kemudian ternyata menjadi serangkaian proses bisnis yang sangat rumit dan membutuhkan koordinasi yang erat dari area fungsional utama dalam suatu perusahaan.

 

BAGAIMANA TEKNOLOGI INFORMASI MENINGKATKAN PROSES BISNIS ?

Sistem informasi mengotomatisasikan banyak langkah dalam proses bisnis yang sebelumnya dilakukan secara manual, seperti memeriksa kredit klien, atau mencetak tagihan dan mengirim pesanan.

 

2.2        Jenis-jenis Sistem Informasi

 

SISTEM-SISTEM UNTUK KELOMPOK MANAJEMEN YANG BERBEDA

Sistem Pemrosesan Transaksi

Sistem Pemrosesan Transaksi adalah sistem komputerisasi yang mengoperasikan dan mencatat transaksi rutin harian yang diperlukan untuk melakukan bisnis.Tujuan utamanya adalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan rutin dan untuk memantau arus transaksi di seluruh perusahaan.Para manajer membutuhkan ini untuk memantau status operasi di dalam perusahaan, beserta hubungan perusahaan dengan lingkungan eksternal.

TPS untuk membayar gaji, menyimpan data transaksi pembayaran karyawan. Hasil yang dikeluarkan sistem berupa laporan secara online maupun fisik kepada manajemen dan slip gaji kepada karyawan.

Sistem untuk Intelijen Bisnis

Intelijen Bisnis adalah istilah terkini mengenai data dan perangkat lunak untuk mengorganisasi, menganalisis,dan menyediakan akses kepada data untuk membantu manajer dan pengguna lain dalam suatu perusahaan dalam membuat keputusan yang lebih berdasarkan informasi.

Dalam sistem yang digambarkan dalam diagram ini, ketiga TPS menyampaikan ringkasan data transmisi kepada sistem pelaporan pada akhir periode waktu. Manajer memerlukan akses terhadap data organisasi melalui SIM sehingga menentukan laporan yang sesuai bagi mereka.

Istilah sistem informasi manajemen juga merujuk pada kategori spesifik dari sistem informasi yang membantu manajemen tingkat menengah. SIM menyediakan laporan kinerja perusahaan terkini bagi manajer tingkat menengah. Informasi ini kemudian digunakan untuk memantau dan mengontrol organisasi bisnis serta memperkirakan kinerja pada masa yang akan datang.

Beberapa jenis sistem intelijen bisnis mendukung lebih banyak pengambilan keputusan tanpa pengulangan. Sistem pendukung keputusan berfokus pada masalah yang unik dan cepat berubah, yang prosedur dalam mencapai atau menghasilkan suatu solusi belum ditentukan sebelumnya secara keseluruhan.
Sistem pendukung eksekutif membantu manajemen senior dalam mewujudkan keputusan-keputusan yang telah dibuat.sistem tersebut ditujukan untuk mendukung pengambilan keputusan tanpa routine yang membutuhkan pertimbangan, evaluasi, dan wawasan karena tidak ada prosedur terprogram yang telah ditetapkan sebelumnya untuk menciptakan solusi.

 

SISTEM UNTUK MEMBUAT PERUSAHAAN SALING TERHUBUNG

Aplikasi Perusahaan

Aplikasi perusahaan yang merupakan sisten yang menjangkau seluruh area fungsional, berfokus pada pelaksanaan proses bisnis yang terjadi di seluruh perusahaan, dan menjangkau seluruh tingkat manajemen.

Terdapat 4 kategori utama aplikasi perusahaan :

  • Sistem perusahaan

            Digunakan oleh perusahaan yang sering disebut sebagai perencanaan sumber daya perusahaan untuk mengintegrasikan proses bisnis pada area manufaktur dan produksi, keuangan dan akuntansi, penjualan dan pemasarah serta sumber daya manusia ke dalam sebuah sistem perangkat lunak tunggal.

  • Sistem pengelolaan rantai pasokan

Untuk mengelola hubungannya dengan pemasok. Sistem ini membantu pemasok, perusahaan pembeli, distributor, dan perusahaan logistik berbagi informasi tentang pesanaan, produksi, tingkat persediaan, serta pengiriman produk dan jasa sehingga mereka dapat memanfaatkab sumber daya, memproduksi, serta mengirim barang dan jasa secara efisien.

Sistem ini adalah salah satu jenis sistem antar-organisasi karena sistem ini mengotomisasi alur informasi antar-organiasasi yang berbeda.

  • Sistem pengelolaan hubungan pelanggan

Untuk mengelola hubungan mereka pelanggan. Sistem ini menyediakan informasi guna mengoordinasikan seluruh proses bisnis yang berhubungan dengan pelanggan di bidang penjualan, pemasaran, serta pelayanan untuk mengoptimalisasikan pendapatan, kepuasan pelanggan, serta mempertahankan pelanggan.

  • Sistem manajemen pengetahuan

Sistem ini memungkinkan perusahaan menerima dan mengaplikasikan pengetahuan dan keahlian secara lebih baik. Sistem ini mengumpulkan seluruh pengetahuan dan pengalaman yang berhubungan dengan perusahaa.

Intranet dan Ekstranet

  • Intranet              : situs web internal perusahaan yang hanya dapat diakses oleh karyawan saja.
  • Ekstranet            : situs web perusahaan yang dapat diakses oleh vendor dan pemasok yang memiliki wewenang dan      biasanya digunakan untuk mengoordinasikan pengiriman persediaan ke fasilitas produksi perusahaan tersebut.

 

E-BUSINESS, E-COMMERCE DAN E-GOVERNMENT

 

  • Bisnis elektronik              : mengacu pada penggunaan teknologi digital dan internet untuk menjalankan proses-proses      bisnis utama dalam suatu perusahaan. E-business juga meliputi perdagangan elektronik (e-commerce)
  • E-Commerce                    : bagian dari e-business yang berhubungan dengan kegiatan jual-beli barang/ jasa melalui internet. E-commerce juga meliputi aktivitas yang mendukung transaksi tersebut.
  • e-Government                 : mengacu pada penggunaan teknologi aplikasi jaringan dan internet untuk memungkinkan pemerintah berhubungan dengan masyarakat, organisasi bisnis, sektor swasta dan instansi pemerintag terkait lainnya secara digital.

 

2.3        Sistem Untuk Kolaborasi dan Bisnis Jejaring Sosial

 

APA YANG DIMAKSUD DENGAN KOLABORASI?
Kolaborasi adalah bekerja bersama-sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama yang jelas. Kolaborasi berfokus pada penyelesaian tugas maupun misi dan biasanya digunakan pada organisasi bisjis atau organisasi lainnya atau antara satu bisnis dengan bisnis lainnya.

Kolaborasi dapat berlangsung singkat, selama bebetapa menit atau dalam jangka waktu yang lebih lama, bergantung dari pekerjaan dan hubungan diantara partisipan.

Saat ini, kolaborasi dan kerja sama tim menjadi lebih penting dibandingkan sebelumnya karena :

  • Mengubah sifat pekerjaan
  • Pertumbuhan bidang pekerjaan profesional
  • Mengubah struktur organisasi perusahaan
  • Mengubah ruang lingkup perusahaan
  • Menitikberatkan pada inovasi
  • Mengubah budaya kerja dan bisnis

 

APA YANG DIMAKSUD DENGAN BISNIS JEJARING SOSIAL ?

Saat ini banyak perusahaan yang meningkatkan kolaborasi dengan memanfaatkan bisnis jejaring sosial emnggunakan platform jejaring sosial.

Tujuan dari bisnis jejaring sosial adalah untuk memperdalam interaksi dengan kelompok-kelompok dari dalam dan luar perusahaan guna memperlancar dan mempern=baiki pendistribusian informasi, inovasi dan pengambilan keputusan.

Kunci utama dalam bisnis jejaring sosial adalah “Percakapan”.

 

MANFAAT BISNIS DARI KOLABORASI DAN BISNIS JEJARING SOSIAL

Survey terkini mengenai para pengelola bisnis dan sistem informasi secara global menemukan bahwa investasi di bidang teknologi kolaborasi mendatangkan peningkatan kinerja organisasi yang memberikan tingkat pengembalian 4 kali lipat.

Selain mengenai nilai dari kolaborasi juga menemukan bahwa seluruh manfaat ekonomi dari kolaborasi begitu signifikan.
 

MEMBANGUN BUDAYA DAN PROSES BISNIS YANG KOLABORATIF

Di dalam perusahaan bisnis, kolaborasi tidak dapat terjadi secara spontan, terutama jika tidak ada budaya dan proses bisnis yang mendukung. Perusahaan bisnis, terutama yang berskala besar memiliki reputasi pada masa lalu sebagai organisasi yang bersifat “memerintah dan mengendalikan” dimana semua masalah dan pemikiran penting dibebankan pada petinggi perusahaan dan kemudian memerintahkan bahawahannya untuk menjalankan rencana dari manajemen senior.

PERANGKAT DAN TEKNOLOGI UNTUK KOLABORASI DAN BISNIS JEJARING SOSIAL

Budaya kerja yang kolaboratif dan berorientasi tim tidak akan memberikan hasil apa pun tanpa adanya sistem informasi yang memungkinkan terwujudnya semua itu.

Surel dan Pesan Instan

Surat elektronik telah menajdi perangkat utama dalam berkomunikasi dan berkolaborasi untuk menghubungkan pekerjaan.

Kolaborasi yang berhasil akan memerlukan struktur dan budaya organisasional yang tepat, seiring dengan teknologi kolaborasi yang tepat.

Wiki

Wiki adalah jenis situs web yang memudahkan pengguna yang tidak memiliki pengetahuan dalam bahasa pemrograman dan pengembangan web untuk berkontribusi dan mengubah isi tulisan dan gambar. 

Platform Kolaborasi dan Bisnis Jejaring Sosial

Saat ini tersedia produk perangkat lunak yang menyediakan platform multifungsi untuk kolaborasi dan bisnis jejaring sosial diantara kelompok-kelompok karyawan yang bekerja di berbagai lokasi berbeda. Platform paling banyak digunakan adalah konferensi audio berbasis/menggunakan internet.

Google Apps/Google Sites dan Cloud Collaboration Services

Salah satu layanan online “gratis” yang paling sering digunakan adalah Google Apps/Google Sites. Google Sites memungkinkan pengguna menciptakan situs web untuk kelompok secara online yang dpaat diedit secara cepat. 

Microsoft SharePoint

Merupakan platform kolaborasi dan pengolahan data berbasis browser, yang digabungkan dengan fitur mesin pencari pada server perusahaan. SharePoint memiliki tampilan berbasis web dan terintegrasi erat dengan pernagkat yang digunakan sehari-hari seperti produk-produk Microsoft Office.

Microsoft SharePoint dapat digunakan untuk menjadikan pusat kegiatan komunikasi situs web internal perusahaan guna mengorganisasikan dan menyimpan informasi pada satu area kerja terpusat.

Lotus Notes

Merupakan contoh awal dari perangkat untuk membentuk dan berkomunitas di dalam sebuah grup. Sistem aplikasi kolaborasi dengan kemampuan mensharing kalender, penulisan dan pengeditan dokumen secara bersana, berbagi akses database, serta pertemuan secara elektonis dimana setiap partisipan dapat saling melihat dan menampilkan informasi dan kegiatan yang dilakukan satu sama lain.

 

 

2.4        Fungsi Sistem Informasi Di Dalam Bisnis

 

DEPARTEMEN SISTEM INFORMASI

 Terdiri atas para spesialis seperti, pemrogram, analis sistem, pemimpin proyek, dan manajer sistem informasi.

  • Pemrogram adalah spesialis yang dilatih mengenai hal-hal teknis secara mendalam yang menulis rangkaian perintah dalam suatu program untuk komputer.
  • Analis Sistem melambangkan hubungan utama antara kelompok sistem informasi dengan seluruh kelompok lainnya dalam perusahaan.
  • Manajer sistem informasi adalah pemimpin dari tim pemrogram dan analis, manajer proyek, manajer fasilitas, manajer telekomunikasi ataupun spesialis database.

 

PENGORGANISASIAN FUNGSI SISTEM INFORMASI

            Terdapat banyak organisasi bisnis, dan terdapat banyak cara bagaimana fungsi teknologi informasi disusun dalam perusahaan tersebut.

 

Chapter 1

 

1.1    Peran Sistem Informasi Dalam Bisnis Saat Ini

 

 Bagaimana Sistem Informasi dapat mengubah bisnis ?

Kita bisa melihat hasil dari penghabisan secara besar-besaran disekitar kita dengan mengamati orang sekitar yang terpengaruh oleh bisnis ini. Hal ino bisa disimpulkan dari perkembangan grafif penanaman modal investasi pada teknologi informasi dari tahun 1980 dan 2009.

Apa yang baru dari Sistem Informasi Manajemen?

Di dalam teknologi, ada 3 perubahan yang saling terkait satu sama lain. Antara lain :

  1. The emerging mobile digital platform
  2. Pertumbuhan perangkat lunak online sebagai layanan
  3. Pertumbuhan komputasi awan dimana semakin banyak perangkat lunak bisnis yang berjalan melalui internet.

Tantangan Globalisasi dan Peluang Dunia Diratakan

Pada 1492 , Colombus menegaskan kembali apa yang astronom yang lama mengatakan : bumi itu bulat dan laut dapat dengan aman berlayar. Pada tahun 2005, wartawan Thomas Friedman menulis sebuah buku berpengaruh menyatakan dunia sekarang “datar,” yang maksudnya bahwa komunikasi internet dan global telah sangat berkurang keuntungan ekonomi dan budaya dari negara-negara maju. Ini “globalisasi” menyajikan tantangan dan peluang bagi perusahaan bisnis  Persentase pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat dan negara-negara industri maju lainnya di Eropa dan Asia tergantung pada impor dan ekspor. Pada tahun 2010, lebih dari 33 persen dari ekonomi AS dihasilkan dari perdagangan luar negeri, baik impor dan ekspor. Di Eropa dan Asia, jumlahnya melebihi 50 persen. Banyak Fortune 500 perusahaan AS memperoleh setengah pendapatan mereka dari operasi asing. Misalnya, lebih dari setengah dari pendapatan

Dalam tahun normal, sekitar 300.000 pekerjaan layanan bergerak lepas pantai ke negara-negara upah rendah, banyak dari mereka dalam waktu kurang terampil pekerjaan sistem informasi, tetapi juga termasuk ” layanan tradable ” pekerjaan dalam arsitektur, jasa keuangan, call center pelanggan, konsultasi, rekayasa, dan bahkan radiologi.

Munculnya Digital Perusahaan

Sebuah perusahaan digital adalah satu di mana hampir semua hubungan bisnis yang signifikan organisasi dengan pelanggan, pemasok, dan karyawan secara digital diaktifkan dan dimediasi. Proses bisnis inti yang dicapai melalui jaringan digital yang mencakup seluruh organisasi atau menghubungkan beberapa organisasi.

Tujuan Strategi Bisnis dalam Sistem Informasi.

Apa yang membuat sistem informasi sangat penting saat ini ? Mengapa bisnis investasi begitu banyak dalam sistem informasi dan teknologi ? Di Amerika Serikat, lebih dari 23 juta manajer dan 113 juta pekerja di angkatan kerja bergantung pada sistem informasi untuk melakukan bisnis:

  1. keunggulan operasional
  2. Produk baru, layanan, dan model bisnis
  3. Pelanggan dan Pemasok .
  4. Peningkatan Pengambilan Keputusan
  5. Keunggulan kompetitif
  6. Kelangsungan Hidup

1.2 Perspektif dalam Sistem Informasi

 

Apa itu Sistem Informasi?

                   Definisi sistem informasi secara teknis sebagai seperangkat komponen yang saling terkait yang mengumpulkan ( atau mengambil ), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian dalam suatu organisasi.

  • Informasi : data yang telah dibentuk menjadi bentuk yang berarti dan berguna untuk manusia.
  • Data : aliran fakta mentah yang mewakili peristiwa yang terjadi dalam organisasi atau lingkungan fisik sebelum  mereka telah terorganisir dan disusun menjadi bentuk yang orang dapat memahami dan menggunakan .

Tiga kegiatan dalam suatu sistem informasi menghasilkan informasi yang dibutuhkan organisasi untuk :

  • membuat keputusan
  • operasi pengendalian
  • menganalisis masalah dan
  • menciptakan produk atau jasa baru

Kegiatan tersebut adalah input , pengolahan , dan output.

Dimensi Sistem Informasi

Menggunakan sistem informasi secara efektif membutuhkan pemahaman tentang organisasi , manajemen , dan teknologi informasi membentuk sistem informasi systems.

Organisasi bisnis terdiri dari tiga tingkat utama :

  • manajemen senior
  • manajemen menengah , dan
  • sistem operasional management.

Management

Pekerjaan manajemen adalah untuk memahami keluar dari banyak situasi yang dihadapi oleh organisasi, membuat keputusan, dan merumuskan rencana aksi untuk memecahkan masalah organisasi.Namun, manajer harus melakukan lebih dari mengelola apa yang sudah ada.

Teknologi Informasi

Teknologi informasi adalah salah satu alat manajer gunakan untuk mengatasi perubahan .

  • Perangkat Keras komputer : peralatan fisik yang digunakan untuk input, pengolahan, dan kegiatan output dalam sebuah sistem informasi.
  • Perangkat lunak komputer : terdiri sangat rinci, instruksi terprogram yang mengontrol dan             mengkoordinasikan komponen perangkat keras komputer dalam sebuah sistem informasi.
  • Teknologi manajemen data : terdiri dari perangkat lunak yang mengatur organisasi data pada media penyimpanan fisik.
  • Jaringan dan teknologi telekomunikasi : terdiri dari kedua perangkat fisik dan software, menghubungkan berbagai potongan perangkat keras dan transfer data dari satu lokasi fisik yang lain. Komputer dan peralatan komunikasi dapat dihubungkan dalam jaringan untuk berbagi suara, data, gambar, suara, dan video. Sebuah jaringan menghubungkan dua atau lebih komputer untuk berbagi data atau sumber daya, seperti printer.

1.3           Pendekatan Kontemporer Untuk Sistem Informasi

Studi tentang sistem informasi berkaitan dengan isu-isu dan wawasan kontribusi dari disiplin teknis dan perilaku.

Pendekatan Teknis

Pendekatan teknis untuk sistem informasi menekankan model matematis berdasarkan untuk mempelajari sistem informasi, serta teknologi fisik dan kemampuan formal sistem ini.

Pendekatan Perilaku

Bagian penting dari bidang sistem informasi yang bersangkutan dengan masalah perilaku yang timbul dalam pengembangan dan jangka panjang pemeliharaan sistem informasi. Tetapi fokus dari pendekatan ini umumnya bukan pada solusi teknis. Sebaliknya, berkonsentrasi pada perubahan sikap, manajemen dan kebijakan organisasi, dan perilaku.

Latar Belakang

Kesehatan baik untuk jiwa maupun raga kita. zaman sekarang ini banyak sekali yang terikat pada aktivitas-aktivitas pekerjaan yang padat, sehingga banyak orang yang tidak sempat olahraga. Untuk itu saya ingin tau seberapa seringkah kalian berolahraga.

 

Hasil dari survey

Pertanyaan pertama : Jenis Kelamin

Dari 49 orang, sekitar 57% orang yang di survey adalah Perempuan atau sekitar 28 perempuan. Dan 43% orang yang di survey adalah Laki-laki atau sekitar 21 Laki-laki.

b

 

Pertanyaan kedua :umur

Dari 49 orang, rata-rata usia yang mengisi survey tersebut adalah 18,7 tahun.

 

Pertanyaan ketiga : pekerjaan

Sekitar 45 orang yang mengisi survey ini adalah mahasiswa/i, 2 orang akuntan, 1 orang editor, 1 orang freelance.

 

Pertanyaan keempat : pernakah kalian olahraga?

f

Dari 49 orang disurvey, semua orang pernah berolahraga.

 

Pertanyaan kelima : seberapa sering anda berolahraga dalam seminggu?

q

Dari hasil survey ke 49 orang, sekitar 79,6% atau sekitar 39 orang berolahraga < 3 kali dalam seminggu. Sementara sekitar 20.4% atau 10 orang berolahraga > 3 kali sehari.

 

Pertanyaan keenam : olahraga apa yang sering anda lakukan?

r

Seperti yang kita liat hasil survey ke 49orang pada table diatas, sekitar 18 orang memilih lari, 9 orang memilih berenang, 5 oarang menyukai senam, dan sekitar 17 orang memilih olahraga lainnya.

 

Pertanyaan ketujuh : Apa manfaat olahraga bagi kesehatan manusia?

Survey dari 49 oarang tersebut sebagian besar dari mereka menjawab sangat penting bagi tubuh manusia karena untuk menjaga kesehatan tubuh dan massa otot.

Pertanyaan kedelapan : Menurut anda, seberapa pentingkah berolahraga? berikan alasannya

Sebgian besar dari hasil survey 49 orang tersebut menjawab sangat penting, karena dengan berolahraga kita menjadi lebih sehat dan olahraga berpengaruh pada masa tua kita nanti.

Kesimpulan

kesimpulan dari survey seringkah anda berolahraga adalah bahwa semua orang pernah berolahraga. Dari berbagai macamnya olahraga, ternyata banyak sekali manfaat dari kita berolahraga. Selain untuk menjaga kesehatan tubuh manusia, olahraga juga bisa meningkatkan massa otot yang kita punya. olahraga juga bisa membuat aktivitas organ tubuh di dalam badan bekerja secara baik . Sehingga memberikan efek positif dalam hidup kita dalam menjalani berbagai aktivitas lainnya.

Hello world!

Posted by fahrirahmat under Uncategorized

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Theme Provided By: Wordpress Themes - Cash Loan Personal